Haid Disertai Beruntusan
Dokter Judi, saya (25), ibu satu putra (1;9). Sejak melahirkan saya menggunakan KB suntik 3 bulanan dan sewaktu anak berhenti menyusu, saya menggunakan KB suntik 1 bulan. Sejak ber-KB, siklus haid saya selalu mundur dan yang keluar hanya bercak-bercak cokelat, bukan darah mati yang kemerah-merahan. Padahal sebelum melahirkan siklus haid saya selalu maju.
Enam bulan terakhir ini saat haid datang muncul gatal yang disertai beruntusan (kulit melenting kecil-kecil sampai ke pantat). Karena tidak tahan dengan gatalnya saya menggaruk sampai lecet. Saya tanya ke bidan tapi bidan bilang ini hanya iritasi. Kalau iritasi kok belum sembuh-sembuh sampai sekarang ya Dok? Saya pergi ke dokter kulit, katanya ini hanya keputihan dan saya diberi obat minum tapi ini hanya mengeringkan kulit yang melenting (beruntusan).
Yang ingin saya tanyakan apa penyebab dari ini semua? Apa karena tidak cocok dengan suntik KB? Bagaimana caranya, apa obatnya agar saya tidak merasa terganggu dengan rasa gatal yang selalu timbul sebelum, saat dan setelah haid?. Jawaban Dokter Judi sangat saya nantikan. Terima kasih.
Jawab:
Darah bila mengenai jaringan di luar pembuluh darah akan menimbulkan reaksi iritasi pada jaringan yang terkena. Saat haid terjadi pengeluaran darah yang pada wanita tertentu (yang punya bakat alergi akan menimbulkan reaksi tubuh yang berlebihan), misalnya timbul rasa gatal, bruntusan, bahkan sampai pembengkakan lokal jaringan sekitarnya. Akibat iritasi tersebut, kulit di sekitarnya menjadi rusak sehingga mudah diserang kuman-kuman.
Selain itu, pada saat haid, tubuh wanita sedikir menjadi rentan terhadap infeksi. Bila sebelum haid terdapat infeksi vagina, baik oleh jamur ataupun bakteri, maka infeksi tersebut akan semakin hebat dan keluhan Ibu bertambah. Cara mengatasinya adalah mencari apa penyebabnya, misalnya dengan melakukan biakan kuman dari vagina atau urine. Dari hasil biakan tersebut akan diketahui apa kuman penyebabnya dan kemudian apa pengobatannya. Artinya kuman yang ada akan dihilangkan dengan obat yang tepat.
Di Bogor Ibu dapat mengunjungi rumah sakit yang ada spesialis kebidanan dan kandungan. Minta tolong kepada dokter untuk mengambil cairan vagina kemudian mengirimkannya ke laboratorium yang memiliki fasilitas pembiakan kuman. Upaya lain yang Ibu harus lakukan adalah olahraga teratur, menjaga kebersihan air yang dipergunakan, sebelum dan setelah sanggama melakukan pencucian daerah kemaluan atau mandi, dan tentu saja berdoa.
( Dr. Najib Advani SpAK MMed Paed )




